CONTOH SILABUS MATA PELAJARAN FISIKA ENERGI DAN USAHA

 SILABUS MATA PELAJARAN FISIKA

Satuan Pendidikan : SMA

Kelas/Semester : XI/SATU

Kompetensi Inti:

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.


Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi Waktu

Sumber Belajar

  1. Menerapkan konsep torsi, momen inersia, titik berat, dan momentum sudut pada benda tegar (statis dan dinamis) dalam kehidupan sehari-hari

Keseimbangan dan dinamika rotasi:

  • Torsi

  • Momen Inersia

  • Keseimbangan benda tegar

  • Titik berat

  • Momentum sudut

Mengamati

  • Mengamati video yang ddisajikan dan mendengarkan penjelasan guru

Menanya

  • Tanya jawab mengenai materi terkait

  • Diskusi mengenai materi terkait

Eksperimen

  • Melakukan percobaan kesetimbangan benda tegar dan titik berat secara berkelompok

Mengkomunikasikan

  • Diskusi kelompok membahas tentang masalah yang berhubungan dengan materi

  • Diskusi kelompok membahas hasil percobaan

  1. Memahami konsep momen gaya melalui pengamatan demonstrasi mendorong benda dengan posisi gaya yang berbeda-beda berupa video.

  2. Memahami penerapan keseimbangan benda titik, benda tegar dengan menggunakan resultan gaya dan momen gaya.

  3. Memahami penerapan konsep momen inersia, momentum sudut.

  4. Menghitung hasil percobaan titik berat.

  5. Menganalisis keadaan benda (tegar atau dinamis).

Tugas

Memecahkan masalah sehari-hari berkaitan dengan materi

Observasi

Checklist lembar pengamatan kegiatan eksperimen dan diskusi eksperimen

Protofolio

Laporan hasil diskusi, tugas rumah, dan lain sebagainya

Tes

Tes lisan mengenai keseluruan materi

12 JP

(3 × 4 JP)

Sumber:

  • Buku Fisika untuk SMA/MA Kelas XI Marthen Kanginan

Alat:

  • Papan

  • Penggaris

  • Tali

  • Paku

  1. Merencanakan dan melaksanakan percobaan titik berat dan keseimbangan benda tegar



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pembelajaran : SMA

Mata Pelajaran : Fisika

Kelas/Semester : XI/SATU

Program : MIA

Materi Pokok : Energi dan Usaha

Alokasi Waktu : 2×45 Menit


  1. Kompetensi Inti (KI)

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

 KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

 KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.


  1. Kompetensi Dasar 

Kompetensi Dasar

Indikator

  1. Menerapkan konsep torsi, momen inersia, titik berat, dan momentum sudut pada benda tegar (statis dan dinamis) dalam kehidupan sehari-hari

  1. Memahami konsep momen gaya melalui pengamatan demonstrasi mendorong benda dengan posisi gaya yang berbeda-beda berupa video.

  2. Memahami penerapan keseimbangan benda titik, benda tegar dengan menggunakan resultan gaya dan momen gaya.

  3. Memahami penerapan konsep momen inersia, momentum sudut.

  1. Merencanakan dan melaksanakan percobaan titik berat dan keseimbangan benda tegar

  1. Menghitung hasil percobaan titik berat.

  2. Menganalisis keadaan benda (tegar atau dinamis).


  1. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep momen gaya melalui pengamatan demonstrasi mendorong benda dengan posisi gaya yang berbeda-beda berupa video.

  2. Memahami penerapan keseimbangan benda titik, benda tegar dengan menggunakan resultan gaya dan momen gaya.

  3. Memahami penerapan konsep momen inersia, momentum sudut.

  4. Menghitung hasil percobaan titik berat.

  5. Menganalisis keadaan benda (tegar atau dinamis).

  1. Materi Pembelajaran

  1. Momen gaya

  2. Momen inersia

  3. Titik berat

  4. Keseimbangan benda tegar

  5. Momentum sudut pada benda tegar dan dinamis


  1. Metode/Model Pembelajaran

Model : Discovery Learning

Metode : Tanya jawab, wawancara, dan diskusi

Pendekatan : Saintifik


  1. Media, Alat dan Sumber Belajar

  1. Media : Laptop, slide power point

  2. Alat : Papan, Penggaris, Tali, Paku

  3. Sumber Belajar : Buku Fisika untuk SMA/MA Kelas XI Marthen   Kanginan.


  1. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Pertama

Kegiatan

Rincian Kegiatan

Alokasi Waktu

Pendahuluan

Orientasi

  1. Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran

  2. Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

  3. Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Aperpepsi

  1. Guru mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi sebelumnya.

  2. Guru mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya. 

  3. Guru mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

  1. Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung.

  3. Guru mengajukan pertanyaan.

Pemberian Acuan

  1. Guru memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

  2. Guru memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung

  3. Guru membagi kelompok belajar

  4. Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

15 menit

Stimulation

(stimullasi/ 

pemberian 

rangsangan)

Melihat

Guru menayangkan video yang relevan.

150 menit

Problem 

statemen 

(pertanyaan/

identifikasi 

masalah)

Mengajukan pertanyaan

Guru menanyakan konsep-konsep Momen gaya dan inersia yang terdapat pada video. 

Data 

collection 

(pengumpulan 

data)

Mengamati obyek/kejadian

Peserta didik mengamati dengan seksama materi Momen gaya dan inersia yang sedang dipelajari dalam bentuk video yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

Guru mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Momen gaya dan inersia yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

Data 

processing 

(pengolahan 

Data)

Mengolah Informasi

Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Momen gaya dan inersia.

Verification 

(pembuktian)

Penalaran

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization 

(menarik 

kesimpulan)

Penarikan Kesimpulan

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi Momen gaya dan inersia

Penutup



  1. Guru mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Momen gaya dan inersia yang baru diselesaikan.

  2. Guru mengagendakan materi atau tugas portofolio yang harus mempelajari pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

  3. Guru memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Momen gaya dan inersia.

  4. Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas portofolio dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas portofolio pada materi pelajaran Momen gaya dan inersia.

  5. Guru memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Momen gaya dan inersia kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

15 menit


Pertemuan Kedua

Kegiatan

Rincian Kegiatan

Alokasi Waktu

Pendahuluan

Orientasi

  1. Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran

  2. Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

  3. Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Aperpepsi

  1. Guru mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi sebelumnya.

  2. Guru mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya. 

  3. Guru mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

  1. Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung.

  3. Guru mengajukan pertanyaan.

Pemberian Acuan

  1. Guru memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

  2. Guru memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung

  3. Guru membagi kelompok belajar

  4. Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

15 menit

Stimulation

(stimullasi/ 

pemberian 

rangsangan)

Mendengar

Guru memberi materi Keseimbangan benda tegar dan titik berat.

150 menit

Problem 

statemen 

(pertanyaan/

identifikasi 

masalah)

Mengajukan pertanyaan

Guru menanyakan konsep-konsep Keseimbangan benda tegar dan titik berat

Data 

collection 

(pengumpulan 

data)

Mengamati obyek/kejadian

Peserta didik mengamati dengan seksama materi Keseimbangan benda tegar dan titik berat yang sedang dipelajari dalam bentuk percobaan yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

Guru mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Keseimbangan benda tegar dan titik berat.

Data 

processing 

(pengolahan 

Data)

Mengolah Informasi

Peserta didik menghitung dan menganalisis dari data percobaan mengenai materi Keseimbangan benda tegar dan titik berat.

Verification 

(pembuktian)

Penalaran

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban hasil perhitungan dan analisis yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization 

(menarik 

kesimpulan)

Penarikan Kesimpulan

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi Keseimbangan benda tegar dan titik berat.


Penutup


  1. Guru mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Keseimbangan benda tegar dan titik berat yang baru diselesaikan.

  2. Guru mengagendakan materi atau tugas portofolio yang harus mempelajari pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

  3. Guru memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Keseimbangan benda tegar dan titik berat.

  4. Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas portofolio dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas portofolio pada materi pelajaran Keseimbangan benda tegar dan titik berat.

  5. Guru memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Keseimbangan benda tegar dan titik berat kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

15 menit


Pertemuan Ketiga

Kegiatan

Rincian Kegiatan

Alokasi Waktu

Pendahuluan

Orientasi

  1. Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran

  2. Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

  3. Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Aperpepsi

  1. Guru mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi sebelumnya.

  2. Guru mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya. 

  3. Guru mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

  1. Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung.

  3. Guru mengajukan pertanyaan.

Pemberian Acuan

  1. Guru memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

  2. Guru memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung

  3. Guru membagi kelompok belajar

  4. Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

15 menit

Stimulation

(stimullasi/ 

pemberian 

rangsangan)

Melihat

Guru menayangkan video yang relevan.

150 menit

Problem 

statemen 

(pertanyaan/

identifikasi 

masalah)

Mengajukan pertanyaan

Guru menanyakan konsep-konsep Momentum sudut yang terdapat pada video. 

Data 

collection 

(pengumpulan 

data)

Mengamati obyek/kejadian

Peserta didik mengamati dengan seksama materi Momentum sudut yang sedang dipelajari dalam bentuk video yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

Guru mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Momentum sudut yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

Data 

processing 

(pengolahan 

Data)

Mengolah Informasi

Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Momentum sudut.

Verification 

(pembuktian)

Penalaran

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization 

(menarik 

kesimpulan)

Penarikan Kesimpulan

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi Momentum sudut

Penutup



  1. Guru mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Momentum sudut yang baru diselesaikan.

  2. Guru mengagendakan materi atau tugas portofolio yang harus mempelajari pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

  3. Guru memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Momentum sudut.

  4. Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas portofolio dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas portofolio pada materi pelajaran Momentum sudut.

  5. Guru memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Momentum sudut kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

15 menit




  1. Penilaian Hasil Pembelajaran

  1. Teknik Penilaian

  1. Sikap

  • Penilaian Observasi

Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum.

No

Nama Siswa

Aspek Perilaku yang Dinilai

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

BS

JJ

TJ

DS

1

Soenarto

75

75

50

75

275

68,75

C

2


...

...

...

...

...

...

...



Keterangan :

BS : Bekerja Sama

JJ : Jujur

TJ : Tanggun Jawab

DS : Disiplin


Catatan :

1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:

100 = Sangat Baik

75 = Baik

50 = Cukup

25 = Kurang

2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400

3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00 = Baik (B)

25,01 – 50,00 = Cukup (C)

00,00 – 25,00 = Kurang (K)

5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai


  • Penilaian Diri

Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri.

No

Pernyataan

Ya

Tidak

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

1

Selama diskusi, saya ikut serta mengusulkan ide/gagasan.


50

250

62,50

C

2

Ketika kami berdiskusi, setiap anggota mendapatkan kesempatan untuk berbicara.


50

3

Saya ikut serta dalam membuat kesimpulan hasil diskusi kelompok.


50

4

Saya mengikuti jalannya diskusi

100




Catatan :

1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50

2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400

3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00 = Baik (B)

25,01 – 50,00 = Cukup (C)

00,00 – 25,00 = Kurang (K)

5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan


  • Penilaian Teman Sebaya

Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri.

Nama yang diamati : ...

Pengamat : ...


No

Pernyataan

Ya

Tidak

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

1

Mau menerima pendapat teman.

100


450

90,00

SB

2

Memberikan solusi terhadap permasalahan.

100


3

Memaksakan pendapat sendiri kepada anggota kelompok.


100

4

Marah saat diberi kritik.

100


5

Mengemukakan pendapat dengan sopan


50




Catatan :

1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100

2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500

3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00 = Baik (B)

25,01 – 50,00 = Cukup (C)

00,00 – 25,00 = Kurang (K)


  1. Pengetahuan

  • Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan

Praktek Monolog atau Dialog

Penilaian Aspek Percakapan

No

Aspek yang Dinilai

Skala

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

25

50

75

100

1

Intonasi








2

Pelafalan





3

Kelancaran





4

Ekspresi





5

Penampilan





6

Gestur






  • Penugasan

Tugas Rumah

a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik

b. Peserta didik meminta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan tugas rumah dengan baik

c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk mendapatkan penilaian.


  1. Keterampilan

  • Penilaian Unjuk Kerja

Instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan berbicara sebagai berikut:


Instrumen Penilaian

No

Aspek yang Dinilai

Sangat 

Baik 

(100)

Baik 

(75)

Kurang 

Baik 

(50)

Tidak 

Baik 

(25)

1

Kesesuaian respon dengan pertanyaan





2

Keserasian pemilihan kata





3

Kesesuaian penggunaan tata bahasa





4

Pelafalan







Kriteria penilaian (skor)

100 = Sangat Baik

75 = Baik

50 = Kurang Baik

25 = Tidak Baik

Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor ideal (100)


Instrumen Penilaian Diskusi

No

Aspek yang Dinilai

100

75

50

25

1

Penguasaan materi diskusi





2

Kemampuan menjawab pertanyaan





3

Kemampuan mengolah kata





4

Kemampuan menyelesaikan masalah






Keterangan :

100 = Sangat Baik

75 = Baik

50 = Kurang Baik

25 = Tidak Baik


  • Penilaian Portofolio

Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll


Instrumen Penilain

No

Aspek yang Dinilai

100

75

50

25

1






2






3






4







  1. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

  1. Remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :

  1. Jelaskan tentang Momen Gaya dan Inersia!

  2. Jelaskan tentang Kesetimbangan dan Titik Berat!

  3. Jelaskan tentang Momentum Sudut!


CONTOH PROGRAM REMIDI


Sekolah : ……………………………………………..

Kelas/Semester : ……………………………………………..

Mata Pelajaran : ……………………………………………..

Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..

Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..

Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..

Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..

(KD / Indikator) : ……………………………………………..

KKM : ……………………………………………..


No

Nama Peserta Didik

Nilai Ulangan

Indikator yang Belum Dikuasai

Bentuk Tindakan Remedial

Nilai Setelah Remedial

Keterangan

1







2







3







4







5







6







Dst








  1. Pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :

  1. Membaca buku-buku tentang Momen Gaya, Inersia, Kesetimbangan Benda Tegar, Titik Berat, dan Momentum Sudut. 

  2. Mencari informasi secara online tentang penerapan Momen Gaya, Inersia, Kesetimbangan Benda Tegar, Titik Berat, dan Momentum Sudut

 



……………, 25 Juli 2019


Mengetahui 

Kepala SMAN …………. Guru Mata Pelajaran






…………………………………… …………………………………….

NIP/NRK. NIP/NRK. 


Catatan Kepala Sekolah

........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

MATERI AJAR

  1. Momen Gaya (T = Torsi)

Momen gaya adalah suatu ukuran kefektifan sebuah gaya yang bekerja pada benda untuk memutar benda tersebut terhadap titik poros tertentu. Besarnya momen gaya dapat dirumskan dengan:

T=Frsin

Jadi, Torsi atau Momen Gaya adalah hasil kali gaya dengan jarak suatu titik ke garis kerja gaya .

Arah momen gaya memenuhi kaidah tangan kanan, dimana genggaman jari menyatakan arah rotasi dan ibu jari sebagai arah momen gaya.

  1. Arah momen gaya searah jarum jam diber tanda negative 

  2. Arah momen gaya berlawanan dengan arah jarum jam diberi tanda positif

  1.  Momen Inersia 

Momen Inersia adalah hasil kali massa (m) dengan kuadrat jarak dari sumbu putar (r2). Jika kuadrat jarak dari sumbu putar hanya satu dapat menggunakan rumus :

I=mr2


Hubungan antara Momen Gaya dan Momen Inersia

F = m.a → Translasi

T = F x r → Rotasi

Hukum II newton : T = m.α

F = m.aT

F = m.r.α

F r = m.r.α.r

T = mr².α

T = I.α





  1. Benda Tegar

Benda tegar adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia Fisika untuk menyatakan suatu benda yang tidak akan berubah bentuknya setelah diberikan suatu gaya pada benda itu. Pada sebuah benda tegar, setiap titik harus selalu berada pada jarak yang sama dengan titik-titik lainya.

Kesetimbangan Benda Tegar

Kesetimbangan terbagi tiga yaitu :

  1. Statik ( ∑F = 0 ; a = 0 )

  2. Dinamik ( a = 0 ; v = konstan )

Benda tegar dikatakan berada dalam kesetimbangan statik jika jumlah gaya yang bekerja pada benda itu sama dengan nol dan jumlah torsi terhatad sembarang titik pada benda tegar itu sama dengan nol

  1. Keseimbangan Tiga Gaya

  1. Momentum Sudut

Momentum sudut merupakan besaran vektor. Momentum sudut didefinisikan sebagai hasil perkalian silang antara vektor r dan momentum linearnya. Arah momentum sudut dari suatu benda yang berotasi dapat ditentukan dengan kaidah putaran sekrup atau dengan aturan tangan kanan.

P=m.v

L = m.vr → v = .r

L = m. .r.r

L = m.r².


Hubungan antara momentum sudut dengan momen inersia yaitu:

 Dengan ω merupakan kecepatan anguler benda:

L=Iω



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyimpanan Dan Transmisi Data Dalam Bentuk Analog Dan Digital Serta Penerapannya Dalam Bentuk Teknologi Informasi Dan Komunikasi Yang Nyata

PERCOBAAN GELOMBANG BERJALAN PADA BIDANG/PERMUKAAN

Contoh Elektronika Dasar Rangkaian Setara Thévenin